Stop kontak merupakan sebuah bagian yang digunakan untuk memperoleh sambungan arus listrik. Jarak stop kontak dari lantai sangat perlu diatur dengan benar karena dapat menimbulkan kondisi yang berbahaya.
Memasang hal-hal yang berhubungan dengan listrik memang tidak seharusnya dilakukan dengan serampangan. Banyak sekali aturan yang perlu diperhatikan yang selain untuk kenyamanan juga demi keselamatan para pemakainya, berikut penjelasannya.
Jarak Sebuah Stop Kontak Menurut PUIL 2011
Sebuah peraturan bahkan dicantumkan secara tertulis khusus untuk hal mengenai instalasi yang terkait dengan listrik ini. Di negara ini sendiri telah dirancang sebuah dokumen yang memuat tentang tinggi pemasangan sebuah stop kontak.
Kotak kontak yang nantinya bisa mengalirkan listrik pada alat atau benda yang disambungkan ini telah diatur dengan jelas. Yaitu dalam dokumen pada lembar dengan nomor 216 mengenai penempatan kotak kontak adalah minimal 125 cm diatas lantai.
Aturan ini ternyata tidak mutlak tetapi terdapat pengecualian untuk tipe stop kontak yang digunakan. Pada stop kontak putar yang nantinya harus dibuka ketika akan dipakai boleh kurang dari 125 cm dengan pertimbangan berikut.
- Kemungkinan anak-anak tidak bisa mengakses stop kontak tersebut karena berpenutup.
- Pemasangan ini adalah untuk beberapa alat yang mungkin pemakaiannya tidak menjangkau stop kontak yang setinggi 125 cm.
- Mesin-mesin tertentu yang mungkin berhubungan dengan air perlu disesuaikan dengan keberadaan keran air sehingga boleh kurang dari aturan PUIL.
- Pemasangan kotak kontak diperbolehkan dekat dengan lantai jika material yang dipakai aman.
- Alasan penghematan bisa diizinkan asalkan tetap menjamin keamanan.
Berdasarkan pertimbangan yang dijabarkan tersebut bisa diketahui jika jarak 125 cm tersebut adalah yang dianjurkan. Maka, ketika terdapat kondisi yang bisa dipertimbangkan pemasangan stop kontak tidak harus persis dengan PUIL.
Jarak Stop Kontak yang Benar dan Aman
Seperti yang dijabarkan di atas, bahwa jarak stop kontak dari lantai bisa disesuaikan karena beberapa pertimbangan. Tetapi tetap ada posisi atau jarak aman yang disarankan oleh para ahli dan sangat perlu diperhatikan, yaitu.
1. Stop Kontak Berjarak 35 cm dari Lantai
Setidaknya kotak kontak paling rendah adalah 35 cm posisinya dari dasar lantai baik untuk rumah atau gedung. Jarak ini adalah anjuran yang paling rendah karena memperhitungkan kemungkinan adanya genangan air.
Ketika terjadi sebuah hal diluar kendali yang menimbulkan air menggenang umumnya genangan tidak mencapai tinggi 35 cm. Prakiraan ini tidak memperhitungkan kondisi genangan yang terjadi karena banjir.
2. Jarak Stop Kontak 75 cm di Atas Lantai
Ada satu lagi jarak kontak yang biasa digunakan terkait mesin dengan panjang kabel yang seringnya terbatas. Beberapa mesin tersebut adalah kulkas, mesin cuci, fotocopy, poer listrik TV dan sebagainya.
Meskipun jarak ini diperbolehkan dan umum digunakan karena alasan konektivitas kabel mesin, tetap saja bisa berbahaya. Jarak 75 cm ini biasanya dapat mengalami korsleting listrik sebab dari adanya arus pendek phase dan netral.
Syarat untuk pemasangan dengan jarak di bawah saran dari PUIL ini adalah dengan teliti dan memperhatikan seluruh lingkungan. Selain itu, penting untuk memperhatikan material yang dipasang, berikut hal yang perlu diperhatikan dalam memilih stop kontak.
- Perhatikan harga yang dipasang curigalah jika stop kontak terlalu murah karena dikhawatirkan mengalami cacat atau rusak.
- Pilih merek yang sering direkomendasikan.
- Plat penjepit yang baik adalah yang menggunakan kuningan.
- Bodi penutup harus berbahan tebal namun lentur agar lebih dapat menahan listrik.
Itulah pembahasan jarak stop kontak dari lantai sesuai dengan PUIL dan jarak lainnya yang masih diperbolehkan. Selalu tanamkan bahwa aturan atau saran yang diberikan merupakan hal yang diciptakan untuk keamanan sehingga sebaiknya ditaati.