6 Batu Alam untuk Lantai Outdoor

  • Suriyadi Kolomarsi
  • May 30, 2023
batu alam untuk lantai outdoor

Menambahkan elemen outdoor yang berasal dari alam bisa mendukung terciptanya hunian semakin tampak asri. Salah satunya dengan penerapan batu alam untuk lantai outdoor, baik di area teras, jalan setapak di taman, atau sepanjang area carport.

Kadang ada yang suka tampilan sederhana dengan apa adanya bentuk batu, tetapi ada pula yang memodifikasi dengan menerapkan pola. Untuk mengetahui jenis batu alam apa saja yang cocok dijadikan lantai outdoor, simak selengkapnya sebagai berikut:

1. Batu Lempeng

Batu lempeng biasanya lebih dikenal dengan nama batu templek karena bentuknya berupa lempengan yang diaplikasikan dengan cara ditempel. Bentuk batuan ini tidak beraturan dan ada terdiri dari berbagai ukuran yang tidak akan sama persis.

Cocok untuk digunakan pada dinding maupun lantai luar rumah karena bentuk tak beraturan yang bisa memberikan kesan indah setelah disusun. Terlebih dengan kombinasi warna yang menambah cantik susunan batu lempeng. 

2. Batu Palimanan

Palimanan sebenarnya merupakan nama kecamatan yang ada di daerah Cirebon, tempat batu ini banyak ditemukan. Pada dasarnya masih merupakan batuan dari pasir yang sudah mengalami sementasi hingga menjadi keras, tetapi tekstur cenderung halus.

Ciri umum dari batu palimanan memiliki warna terang dengan banyak guratan warna yang membentuk motif alami. Batu palimanan putih dan keemasan bisa menjadi rekomendasi lantai outdoor karena memiliki tingkat kekerasan yang baik dibanding warna kuning.

3. Batu Koral

Mengaplikasikan batu alam untuk lantai outdoor mungkin banyak dipertimbangkan karena faktor daya tahan terhadap segala cuaca. Batu koral merupakan salah satu yang mungkin sudah sering ditemukan sebagai lantai outdoor karena bisa disusun dengan pola tertentu.

Warna batu koral yang beragam memungkinkan seseorang untuk membentuk lantai dengan pola yang membentuk kolase. Bahkan tidak jarang dapat dikombinasikan dengan beragam batu lain untuk membuat tampilan lantai halaman rumah tampak semakin menarik.

4. Sandstone

Jenis batuan yang populer lainnya adalah jenis sandstone atau mungkin bisa disebut dengan batuan pasir. Warnanya dapat ditemukan mirip dengan pasir pantai yang putih kecoklatan atau kekuningan, tetapi ada pula yang memiliki warna cenderung gelap.

Jenis ini mungkin diminati karena mudah dibentuk sehingga memungkinkan seseorang untuk memesan sandstone dengan bentuk sesuai keinginan. Sifat dari batu ini sendiri anti licin, jadi cocok digunakan sebagai material lantai di area yang terbuka.

5. Batu Andesit

Inilah batuan alam yang mungkin diminati oleh kebanyakan orang karena tampilan warna yang menawan. Andesit bersumber dari daerah pegunungan yang terbentuk dari lelehan vulkanik dan lava yang telah membeku dan memadat jadi batu.

Kecenderungan batu andesit adalah warnanya yang abu-abu gelap dengan dihiasi corak putih  yang abstrak. Kelebihannya, memiliki daya tahan yang baik sehingga cocok dipasang di luar rumah karena tetap aman terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu.

6. Batu Candi

Mendengar dari namanya saja, sebagian orang mungkin bisa membayangkan tampilan dari batu yang sekilas mirip dengan batuan di candi. Terlebih batuan dengan harga yang terjangkau ini sudah banyak digunakan sebagai eksterior bangunan modern di perkotaan.

Dari segi warna terdiri dari abu-abu dengan gelap dan terang yang berbeda antar masing-masing batu. Lalu, tampak pula adanya pori-pori yang menjadikan batu ini memiliki tekstur kasar dan menjadikannya tidak licin untuk lantai area outdoor.

Itulah beberapa batu alam untuk lantai outdoor yang masing-masingnya memiliki keunggulan tersendiri. Sebaiknya pilih jenis batu yang memang sesuai dengan budget dan pastikan untuk memilih kualitas yang baik karena biasanya akan lebih awet.

Author Profile

Suriyadi Kolomarsi
Suriyadi Kolomarsi
Suriyadi adalah Seorang ahli teknik sipil yang telah lama berkarier di bidang ini. Memiliki keinginan kuat untuk memahami dan menciptakan lingkungan yang lebih baik melalui ilmu teknik sipil dan arsitektur. Suriyadi mengejar pendidikan sarjana di bidang Teknik Sipil di Universitas Balikpapan, di mana memperdalam pengetahuannya tentang konstruksi bangunan dan infrastruktur.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Suriyadi mulai bekerja di sebuah perusahaan konsultan teknik yang terkenal. Ia terlibat dalam proyek-proyek besar, seperti pembangunan jembatan, gedung-gedung tinggi, dan proyek infrastruktur kota. Pengalamannya dalam menghadapi tantangan teknis dan praktis ini menjadi landasan kuat bagi pengetahuannya di bidang teknik sipil dan arsitektur.

Selain menjadi seorang praktisi teknik sipil yang berpengalaman, Suriyadi juga memiliki bakat dalam menulis. Ia memutuskan untuk berbagi pengetahuannya dan pengalamannya melalui sebuah blog yang dikelolanya dengan penuh dedikasi. Blog ini menjadi sumber informasi terpercaya bagi para pembaca yang tertarik dengan dunia teknik sipil, konstruksi, dan arsitektur. Di sana, ia berbagi artikel, panduan, dan pemahaman mendalam tentang tren terbaru dalam industri ini.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews kolomarsi.com

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *