5 Jenis Kayu Untuk Atap Rumah Agar Sesuai dan Hasilnya Bagus

  • Suriyadi Kolomarsi
  • Jan 24, 2023
Jenis Kayu Untuk Atap Rumah

Sebelum membangun suatu hunian ada baiknya seseorang mengenal beberapa jenis kayu untuk atap rumah agar sesuai dan hasilnya bagus. Penggunaan material kayu untuk bagian atap dari rumah memang dinilai mempunyai sejumlah kelebihan.

Contohnya seperti kayu yang dinilai gampang untuk dibentuk ketimbang jenis material lainnya. Tidak cuma sekedar itu saja, pasalnya material kayu juga memiliki harga yang lebih terjangkau cocok untuk anggaran dana yang terbatas, sebagaimana beberapa jenis kayu berikut:

1. Kayu Meranti

Daftar nama jenis kayu untuk atap adalah pertama kayu Meranti. Jika dilihat dari karakteristik yang dimiliki, kayu ini mempunyai batang berbentuk lurus serta mempunyai ukuran yang besar. Pohon ditinjau Meranti ini tergolong tidak bercabang.

Dengan karakteristik yang dimiliki tersebut, kayu ini termasuk cocok jika dipakai sebagai kerangka atap bangunan. Selain itu pihak tukang pun akan dengan gampang membentuk kayu ini memakai rangka atap yang sesuai.

Ditambah lagi dengan kayu ini yang populer kuat serta awet digunakan. Bahkan bisa dibilang bahwa kayu Meranti menjadi satu di antara kayu terbaik dari sisi kekuatan. Dikarenakan mempunyai tekstur yang keras, kayu Meranti tidak gampang berubah.

2. Kayu Bangkirai

Pilihan lain jenis kayu yang cocok dipakai sebagai atap rumah yang tidak kalah populer adalah kayu Bangkirai. Kayu ini mempunyai beberapa kesamaan dengan jenis kayu Meranti, yaitu sama-sama jenis kayu yang kuat serta bertekstur lumayan kasar.

Sejumlah tukang menggunakan jenis kayu ini sebagai bahan untuk membuat bangunan rumah. Terlebih untuk bagian rangka atap dari rumah yang dibuat. Tentunya hal ini sudah dipertimbangkan dengan baik oleh tukang tersebut.

Bahkan jenis kayu ini menjadi andalan saat membangun rumah. Kayu jenis ini hadir ringan sejumlah kelebihan yang menjadi nilai tambah orang dalam menggunakannya untuk kebutuhan tertentu. Termasuk untuk membuat kerangka atap untuk rumah.

3. Kayu Sonokeling

Kebanyakan jenis kayu satu ini memang dipakai untuk bahan dasar membuat mebel maupun furniture menarik lainnya. Hingga jangan heran jika tampilan yang dimiliki cukup menawan dengan tambahan warna cokelat sedikit kehitaman.

Di samping itu ternyata jenis kayu ini juga hadir ringan sejumlah kelebihan. Diantaranya meliputi daya tahan terhadap rayap serta jamur yang dimiliki cukup bagus. Oleh sebab itulah sejumlah orang memakai kayu ini menjadi kerangka atap.

Tak cuma sekedar itu, kayu Sonokeling ini juga banyak dipakai untuk bahan dasar dalam membuat alat musik. Adapun contoh alat musik yang dibuat dengan kayu sono adalah seperti gitar, ada juga piano.

4. Kayu Mahoni

Menurut informasi yang ada mengungkapkan bahwa jenis kayu Mahoni mempunyai kesan kualitas dengan jenis kayu Jati. Adapun ciri yang dimiliki adalah seperti kemampuan daya tahan yang dimiliki cukup bagus sehingga bisa tahan di waktu lama.

Ciri lainnya yaitu mempunyai serat yang bertekstur halus yang terletak pada bagian batang. Untuk itulah tidak jarang jenis kayu Mahoni sering dijumpai di sejumlah bagian rumah, mulai dari kerangka atap hingga jendela rumah.

5. Kayu Mersawa

Sejumlah orang memilih menggunakan jenis kayu Mersawa untuk membuat kerangka atap hunian karena dianggap memiliki beberapa keunggulan. Misalnya saja di bagian tekstur yang dimiliki, kayu ini lumayan kasar dan merata.

Jika dilihat dari sisi kualitas, kayu Mersawa ini mempunyai kemiripan dengan jenis kayu Meranti. Untuk warga yang tinggal di pesisir pantai, jenis kayu ini juga banyak dipakai untuk bahan membuat kapal.

Itulah pembahasan mengenai 5 jenis kayu untuk atap rumah yang harus dipahami, terlebih sebelum membangun rumah itu sendiri. Dengan mengetahui jenis sekaligus karakteristik dari kayu yang ada, maka bisa penentuan kayu untuk atap bisa lebih mudah.

 

 

Author Profile

Suriyadi Kolomarsi
Suriyadi Kolomarsi
Suriyadi adalah Seorang ahli teknik sipil yang telah lama berkarier di bidang ini. Memiliki keinginan kuat untuk memahami dan menciptakan lingkungan yang lebih baik melalui ilmu teknik sipil dan arsitektur. Suriyadi mengejar pendidikan sarjana di bidang Teknik Sipil di Universitas Balikpapan, di mana memperdalam pengetahuannya tentang konstruksi bangunan dan infrastruktur.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Suriyadi mulai bekerja di sebuah perusahaan konsultan teknik yang terkenal. Ia terlibat dalam proyek-proyek besar, seperti pembangunan jembatan, gedung-gedung tinggi, dan proyek infrastruktur kota. Pengalamannya dalam menghadapi tantangan teknis dan praktis ini menjadi landasan kuat bagi pengetahuannya di bidang teknik sipil dan arsitektur.

Selain menjadi seorang praktisi teknik sipil yang berpengalaman, Suriyadi juga memiliki bakat dalam menulis. Ia memutuskan untuk berbagi pengetahuannya dan pengalamannya melalui sebuah blog yang dikelolanya dengan penuh dedikasi. Blog ini menjadi sumber informasi terpercaya bagi para pembaca yang tertarik dengan dunia teknik sipil, konstruksi, dan arsitektur. Di sana, ia berbagi artikel, panduan, dan pemahaman mendalam tentang tren terbaru dalam industri ini.

Informasi lengkap dan menarik lainnya diĀ Googlenews kolomarsi.com

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *