Inilah Ukuran Genteng Tanah Liat Berdasarkan Tipenya

  • Suriyadi Kolomarsi
  • Mar 18, 2023
ukuran genteng tanah liat

Genteng tanah liat masih jadi favorit material rumah karena lebih ramah lingkungan. Tapi tahukah bahwa ukuran genteng tanah liat itu berbeda? Perbedaan ini dikarenakan tiap genteng memiliki ciri khas masing-masing.

Setiap ukuran genteng itu disesuaikan dengan tipenya. Ada genteng wuwungan, prentul, hingga mantili yang paling terkenal. Agar lebih mengenal masing-masing jenis genteng tanah liat dan standar ukurannya, lihat uraian berikut:

1. Mantili

Tipe genteng tanah liat yang paling sering digunakan di banyak hunian adalah mantili. Jenis ini mempunyai visual sederhana. Karakteristik utama terletak pada warnanya, yakni orange natural.

Karakteristik mantili lainnya dilihat dari segi ukuran. Panjang genteng tersebut 32.5 cm dengan lebar 23 cm. Sedangkan ketebalan umumnya 1.5 cm. Selain itu, jarak reng saat aplikasi sekitar 27 cm.

Mantili termasuk dalam tipe genteng polos. Itulah kenapa sangat cocok dipakai sebagai rumah bergaya minimalis. Apalagi harganya lumayan murah, sekitar Rp1.500 hingga Rp2.000 per buahnya.

2. Gojer

Jenis genteng tanah liat selanjutnya adalah gojer yang juga kebanyakan disebut dengan morando. Lebar dan panjang dari genteng gojer yaitu 23 dan 33 sentimeter. Dengan ukuran tersebut memerlukan sekitar 15/16 pcs tiap meter persegi.

Genteng gojer juga tidak terlalu berat, bobotnya 2.25 kilogram. Ketebalannya sama dengan tipe mantili, yakni 1.5 cm. Untuk pemasangannya, jarak reng sekitar 29 sentimeter.

Gojer ini memiliki dua pilihan. Ada yang dibuat dengan glazur dan tidak. Lapisan tipis yang ada di permukaan tersebut membuat genteng tidak berpori serta lebih padat. Selain itu, memberikan ketahanan pada api dan air.

3. Prentul

Tipe lain yang punya karakteristik unik adalah prentul. Pada salah satu ujungnya, terdapat lakukan bulat mirip scoop es krim. Gunanya sebagai pengunci reng, agar saat ada angin kencang tidak mudah terbang.

Ukuran genteng tanah liat tipe prentul yaitu panjang 29 sentimeter dengan lebar 21 sentimeter. Ketebalannya di bawah dua tipe sebelumnya, sekitar 1.3 cm. Tapi genteng prentul bobotnya lebih ringan, karena hanya 1.2 kilogram saja.

Aplikasi jenis prentul sebagai atap rumah juga mudah dengan jarak reng 23 cm. Tiap meter perseginya kira-kira memerlukan 25 buah genteng. Sering kali tipe ini disebut dengan kodok, kodong, pilang, serta goodyear.

4. Wuwung

Ini adalah jenis genteng yang pasti ada. Sebab fungsinya sebagai wuwungan yang terdapat di atas atap untuk meminimalisir rembesan air. Pembuatannya, biasanya dengan cara dicetak menggunakan mesin press dan diberi tekanan tinggi.

Untuk ukurannya, wuwung memiliki panjang 32 sentimeter. Sedangkan lebarnya mencapai 19 sentimeter. Setiap meter persegi memerlukan empat buah wuwung. Harga tipe ini antara Rp4.000 sampai Rp5.000.

5. Plentong

Jenis genteng tanah liat yang juga sering ditemukan adalah plentong. Ciri paling umum yaitu 1/3 bagiannya berbentuk melengkung ke bawah. Sedangkan sisanya berbentuk datar seperti biasanya.

Genteng plentong mempunyai bobot ringan, yakni 1.5 kilogram. Ukurannya tidak terlalu besar dengan panjang 27 cm dan 22.5 cm untuk lebarnya. Saat aplikasi, biasanya tiap meter persegi memerlukan 25 pcs genteng plentong.

6. Flat

Tipe terakhir yaitu flat atau datar. Genteng berbahan tanah liat satu ini memiliki ukuran yang berbeda, tergantung merek. Contohnya seperti genteng-genteng berikut:

  • Piatto. Panjang dan lebarnya 40 serta 26 sentimeter. Termasuk genteng yang berat dengan bobot 3.3 kilogram. Menggunakan sistem sambungan double interlock yang cocok bagi desain rumah modern minimalis.
  • Alto. Ukurannya 24 cm dan biasanya dipasang secara zig-zag. Setiap meter persegi memerlukan 21 pcs genteng.
  • Napoli. Genteng yang beratnya 1.8 kilogram dengan panjang 32 cm. Sedangkan lebarnya sekitar 24 cm. Jarak reng ketika diaplikasikan yaitu 25.2 sentimeter.
  • Italy. Genteng flat Italy memiliki panjang 29.5 cm dan lebar 22 cm. Merek ini termasuk genteng yang tipis karena tebalnya hanya 12 mm.

Itulah rincian ukuran genteng tanah liat berdasarkan tipenya. Setiap jenis genteng mempunyai karakteristik sendiri. Ukuran tersebut juga mempengaruhi proses aplikasi, yang mana kebutuhan setiap meter perseginya tidak sama.

Author Profile

Suriyadi Kolomarsi
Suriyadi Kolomarsi
Suriyadi adalah Seorang ahli teknik sipil yang telah lama berkarier di bidang ini. Memiliki keinginan kuat untuk memahami dan menciptakan lingkungan yang lebih baik melalui ilmu teknik sipil dan arsitektur. Suriyadi mengejar pendidikan sarjana di bidang Teknik Sipil di Universitas Balikpapan, di mana memperdalam pengetahuannya tentang konstruksi bangunan dan infrastruktur.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Suriyadi mulai bekerja di sebuah perusahaan konsultan teknik yang terkenal. Ia terlibat dalam proyek-proyek besar, seperti pembangunan jembatan, gedung-gedung tinggi, dan proyek infrastruktur kota. Pengalamannya dalam menghadapi tantangan teknis dan praktis ini menjadi landasan kuat bagi pengetahuannya di bidang teknik sipil dan arsitektur.

Selain menjadi seorang praktisi teknik sipil yang berpengalaman, Suriyadi juga memiliki bakat dalam menulis. Ia memutuskan untuk berbagi pengetahuannya dan pengalamannya melalui sebuah blog yang dikelolanya dengan penuh dedikasi. Blog ini menjadi sumber informasi terpercaya bagi para pembaca yang tertarik dengan dunia teknik sipil, konstruksi, dan arsitektur. Di sana, ia berbagi artikel, panduan, dan pemahaman mendalam tentang tren terbaru dalam industri ini.

Informasi lengkap dan menarik lainnya diĀ Googlenews kolomarsi.com

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *