Berapa Ukuran Besi H Beam Untuk Rumah 2 Lantai? Cek di Sini!

  • Suriyadi Kolomarsi
  • Apr 28, 2023
ukuran besi h beam untuk rumah 2 lantai

Besi H Beam umumnya berwarna silver dan cukup fleksibel jika diaplikasikan pada konstruksi bangunan rumah. Bagi yang ingin menerapkan pada rumah, tentu terdapat beberapa ukuran besi H Beam untuk rumah 2 lantai yang perlu diketahui dengan baik.

Macam Ukuran Besi H Beam

Saat ini, di Indonesia sudah tersedia besi H beam dalam berbagai ukuran, jadi pembeli dapat memilih sesuai kemauan dan kebutuhan. Berikut ini tersedia beberapa ukuran panjang dan berat besi H Beam di negara Indonesia:

  • Ukuran besi 100 x 100 x 6 x 8 milimeter. Dengan panjang 6 meter dan berat 103 kilogram.
  • Ukuran besi 150 x 150 x 7 x 10 milimeter. Dengan panjang 6 meter dan berat 189 kilogram.
  • Ukuran besi 125 x 125 x 6 x 9 milimeter. Dengan panjang 6 meter dan berat 143 kilogram.
  • Ukuran besi 200 x 200 x 8 x 12 milimeter. Dengan panjang 6 meter dan berat 299 kilogram.
  • Ukuran besi 250 x 250 x 9 x 14 milimeter. Dengan panjang 6 meter dan berat 434 kilogram.
  • Ukuran besi 100 x 100 x 6 x 8 milimeter. Dengan panjang 12 meter dan berat 206 kilogram.
  • Ukuran besi 125 x 125 x 6 x 9 milimeter. Dengan panjang 12 meter dan berat 286 kilogram.
  • Ukuran besi 125 x 125 x 5 x 7 milimeter. Dengan panjang 6 meter dan berat 222 kilogram.
  • Ukuran besi 150 x 150 x 7 x 10 milimeter. Dengan panjang 12 meter dan berat 378 kilogram.
  • Ukuran besi 200 x 200 x 8 x 12 milimeter. Dengan panjang 12 meter dan berat 599 kilogram.
  • Ukuran besi 175 x 175 x 7,5 x 11 milimeter. Dengan panjang 12 meter dan berat 482 kilogram.

Ukuran Besi H Beam Untuk Rumah 2 Lantai

Seperti tabel sebelumnya, diketahui bahwa besi H beam dijual dengan panjang 6 meter dan 12 meter tiap batangnya. Di dunia konstruksi pembangunan, ukuran 12 meter sudah cukup maksimal apabila digunakan sebagai bahan material membangun rumah.

Dalam proses aplikasi konstruksi bangunan, terdapat beberapa langkah yang dapat dicermati dan diperhatikan dengan seksama oleh konstruktor. Hal tersebut dikarenakan karena pemilihan besi yang berkaitan dengan ketahanan dari rumah itu nanti.

Tentu untuk cara menentukan ukuran besi H Beam untuk rumah 2 lantai, langkahnya adalah membuat peta konsep struktur konstruksi besi/baja. Barulah nantikan diimplementasikan pada proses pengerjaan.

Yang pertama, pastikan mengukur besi H Beam yang ingin dipakai. Pengukurannya harus sesuai dengan luas lantai yang ingin dibangun yaitu sebanyak  2 lantai. Barulah atur kolom besi/baja sesuai dengan yang ditetapkan.

Kemudian lakukan penghitungan pondasi, penentuan jenis struktur, dan beban gempa.  Artinya, dapat menggunakan besi H Beam ukuran 12 meter untuk membangun rumah akan tetapi perlu disesuaikan kembali dengan luas lantainya.

Kelebihan Besi H Beam

Besi H Beam memiliki beberapa kelebihan yang pastinya akan mempermudah para konstruktor saat membangun sebuah bangunan. Berikut ini kelebihan dari besi H Beam:

  • Dibuat untuk menyangga konstruksi yang berat.
  • Merupakan bahan yang ramah interior design.
  • Mempunyai bahan yang kuat dan tidak mudah rapuh, sehingga bisa digunakan dalam waktu lama.
  • Memiliki panjang yang maksimal yaitu 6 meter dan 12 meter.
  • Memiliki bahan yang cukup ringan dan juga mudah untuk dipasang.
  • Besi H Beam sudah tersedia di pasaran dan sudah siap digunakan.
  • Besi H Beam dapat disambung dengan beberapa cara yaitu seperti pengelasan dan penempaan.
  • Besi H Beam dapat diaplikasikan ke dalam banyak macam bentuk.

Itulah ukuran besi H Beam untuk rumah 2 lantai. Ukuran besi H Beam yaitu 6 meter dan 12 meter, dengan varian lebar dan berat yang berbeda. Untuk membangun rumah biasanya memakai ukuran 12 meter, serta disesuaikan dengan ukuran ruangan.

Author Profile

Suriyadi Kolomarsi
Suriyadi Kolomarsi
Suriyadi adalah Seorang ahli teknik sipil yang telah lama berkarier di bidang ini. Memiliki keinginan kuat untuk memahami dan menciptakan lingkungan yang lebih baik melalui ilmu teknik sipil dan arsitektur. Suriyadi mengejar pendidikan sarjana di bidang Teknik Sipil di Universitas Balikpapan, di mana memperdalam pengetahuannya tentang konstruksi bangunan dan infrastruktur.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Suriyadi mulai bekerja di sebuah perusahaan konsultan teknik yang terkenal. Ia terlibat dalam proyek-proyek besar, seperti pembangunan jembatan, gedung-gedung tinggi, dan proyek infrastruktur kota. Pengalamannya dalam menghadapi tantangan teknis dan praktis ini menjadi landasan kuat bagi pengetahuannya di bidang teknik sipil dan arsitektur.

Selain menjadi seorang praktisi teknik sipil yang berpengalaman, Suriyadi juga memiliki bakat dalam menulis. Ia memutuskan untuk berbagi pengetahuannya dan pengalamannya melalui sebuah blog yang dikelolanya dengan penuh dedikasi. Blog ini menjadi sumber informasi terpercaya bagi para pembaca yang tertarik dengan dunia teknik sipil, konstruksi, dan arsitektur. Di sana, ia berbagi artikel, panduan, dan pemahaman mendalam tentang tren terbaru dalam industri ini.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews kolomarsi.com

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *