Kenali Proses Pengujian Kuat Tekan Beton dan Faktor yang Mempengaruhinya!

  • Suriyadi Kolomarsi
  • Apr 20, 2023
pengujian kuat tekan beton

Beton merupakan sebuah bahan bangunan yang mana pengujian kuat tekan beton juga harus dilakukan sebelum digunakan. Hal ini adalah untuk mengetahui mutu dari beton tersebut apakah kuat tekannya sudah sesuai dengan yang dianjurkan atau tidak.

Pasalnya bahan bangunan seperti beton ini merupakan hal yang riskan sehingga tidak boleh dengan asal dalam proses pembuatan hingga pengujian. Untuk itu berikut akan diberikan beberapa informasi terkait dari pengujian kuat tekan dari beton ini.

Mengenal Apa itu Uji Kuat Tekan Beton

Disebut pengujian kuat tekan adalah karena prosesnya adalah untuk mengetahui seberapa kuat beton yang telah dibuat tersebut. Karena beton akan diberikan sebuah gaya yang selalu ditambah kekuatannya hingga beton tersebut dapat hancur.

Hasil dari pengujian tersebut adalah untuk mengetahui apakah beton tersebut layak pakai atau tidak untuk dijadikan bahan dari sebuah bangunan. Proses ini menjadi hal yang penting sebab menjadi salah satu bahan yang banyak digunakan.

Pengujiannya biasa dilakukan pada laboratorium bahan yang terdapat di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan dilakukan oleh ahlinya. Alatnya bernama Compression Testing Machine dilengkapi dengan sebuah penunjuk besaran gaya yang diberikan pada beton yang diuji.

Faktor yang Mempengaruhi Kuat Tekan Beton

Besaran kuat tekan beton tentu saja dipengaruhi oleh beberapa faktor sehingga menghasilkan bahan yang siap pakai. Perhatikan beberapa faktor berikut sehingga beton yang telah dibuat akan memiliki hasil baik saat pengujian nantinya.

1. Kualitas Semen

Berbagai merk semen tentu saja sudah tersedia di Indonesia dengan bermacam kualitas untuk dipilih sebagai komposisi utama pembuat beton tersebut. Jika ingin menghasilkan beton yang kuat maka harus disesuaikan dengan kualitas semen yang memadai pula.

Hal ini tentu saja karena komposisi dari semen yang berkualitas juga berpengaruh seperti kadar air di dalamnya misalnya. Jika kualitas semennya saja sudah baik, pencampuran dengan bahan lainnya juga akan mengikuti sehingga akan sesuai.

2. Proses Pemadatan yang Baik

Hasil dari pengujian kuat tekan beton juga akan dipengaruhi pada proses pemadatan yang baik saat pembuatan beton sedang berlangsung. Dalam prosesnya sebuah beton akan dipadatkan hingga tidak ada celah atau rongga yang terlalu menganga.

Kepadatan tersebut yang akan membuat beton menjadi kuat dan tidak mudah pecah selain ditekan oleh gaya dengan kekuatan tinggi. Sehingga dalam hal ini proses pemadatan memang harus benar-benar diperhatikan untuk menghasilkan beton cetak yang baik.

3. Perawatan Beton

Ketika beton sudah selesai dibuat dan dicetak maka tidak langsung dilakukan pengujian begitu saja melainkan harus ada perawatannya terlebih dahulu. Perawatannya sendiri dianggap mudah namun harus tetap dilakukan secara rutin agar kesehatan beton tetap baik.

Cara merawatnya adalah dengan selalu menjaga kelembaban dari bahan bangunan tersebut dengan suhu yang selalu terhidrasi. Bisa dengan merendamnya pada sebuah kolam yang dibuat menggunakan terpal, sehingga air akan selalu dalam keadaan sejuk.

Proses Pengujian Kuat Tekan Beton

Dalam melakukan prosesnya terdapat beberapa tahapan yang bisa diketahui agar tidak salah langkah ketika mencobanya sendiri. Tahapannya sendiri tidak bisa hanya asal, karena sudah terdapat dalam ketentuan mulai dari persiapan perlengkapan dan benda uji.

Lakukan deretan dari langkah berikut untuk dapat melakukan pengujian dari kuat beton sebelum keluar untuk menjadi beton yang siap pakai, yaitu antara lain:

  • Persiapkan beberapa benda uji yang akan dilakukan proses pengujian.
  • Masukkan benda uji dan letakan di atas plat pada mesin compressor.
  • Nyalakan mesin dan putar besaran gaya.
  • Tambahkan terus hingga benda uji berupa beton tersebut mengalami keretakan.
  • Selesai. Jika sudah retak maka dapat ditulis besaran gaya terakhir yang diberikan tersebut.

Demikian penjelasan terkait apa itu pengujian kuat tekan beton dan bagaimana proses dari pengujian yang dilakukan. Dalam hal ini, siapa saja bisa melihat proses pengujian kuat tekan dengan datang ke beberapa laboratorium bahan yang ada.

Author Profile

Suriyadi Kolomarsi
Suriyadi Kolomarsi
Suriyadi adalah Seorang ahli teknik sipil yang telah lama berkarier di bidang ini. Memiliki keinginan kuat untuk memahami dan menciptakan lingkungan yang lebih baik melalui ilmu teknik sipil dan arsitektur. Suriyadi mengejar pendidikan sarjana di bidang Teknik Sipil di Universitas Balikpapan, di mana memperdalam pengetahuannya tentang konstruksi bangunan dan infrastruktur.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Suriyadi mulai bekerja di sebuah perusahaan konsultan teknik yang terkenal. Ia terlibat dalam proyek-proyek besar, seperti pembangunan jembatan, gedung-gedung tinggi, dan proyek infrastruktur kota. Pengalamannya dalam menghadapi tantangan teknis dan praktis ini menjadi landasan kuat bagi pengetahuannya di bidang teknik sipil dan arsitektur.

Selain menjadi seorang praktisi teknik sipil yang berpengalaman, Suriyadi juga memiliki bakat dalam menulis. Ia memutuskan untuk berbagi pengetahuannya dan pengalamannya melalui sebuah blog yang dikelolanya dengan penuh dedikasi. Blog ini menjadi sumber informasi terpercaya bagi para pembaca yang tertarik dengan dunia teknik sipil, konstruksi, dan arsitektur. Di sana, ia berbagi artikel, panduan, dan pemahaman mendalam tentang tren terbaru dalam industri ini.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews kolomarsi.com

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *