Cara Menghitung Plafon dengan Tepat, Wajib Tahu

  • Suriyadi Kolomarsi
  • Feb 04, 2023
cara menghitung plafon

Ketepatan dalam menghitung kebutuhan pembacaan plafon tentu dapat berpengaruh pada berapa banyak anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah. Berikut bagaimana cara menghitung plafon dengan benar agar anggaran dapat sesuai dan pembelian material tidak berlebihan.

1. Menentukan Jenis Plafon

Ada banyak sekali jenis plafon yang dapat digunakan, mulai plafon jenis Gypsum, jenis PVC, plafon Kayu, plafon Triplek dan beberapa jenis yang lain. Sebelum mengetahui cara menghitung plafon, baiknya tentukan dulu plafon jenis apa yang akan dipilih.

Pemilihan jenis plafon tentu berdampak pada berapa banyak anggaran yang dibutuhkan untuk pembelian plafon. Jenis plafon yang tergolong dalam harga terjangkau di antaranya ada plafon Gypsum, plafon Kayu dan Triplek. Sedangkan plafon PVC harganya terbilang cukup mahal.

2. Menghitung Kebutuhan Rangka Hollow

Dalam pembacaan plafon jenis Gypsum, pembaca perlu memperhitungkan kebutuhan rangka hollow. Rangka hollow merupakan benda wajib yang harus disediakan jika memilih menggunakan plafon Gypsum.

Rangka hollow berfungsi untuk menghubungkan plafon Gypsum dengan langit-langit bangunan. Perlu diketahui, rangka hollow dijual dengan harga per meter.

3. Menghitung Luas Ruangan

Mengetahui luas ruangan tentu dapat membantu menentukan seberapa banyak plafon yang akan dibutuhkan untuk ruangan yang akan dipasang tersebut. Perhitungan luas total ruangan akan sangat menentukan jumlah plafon yang dibutuhkan.

4. Menghitung Luas Langit-langit

Setelah mengetahui dan menghitung berapa luas ruangan yang akan dipasangi plafon, selanjutnya pembaca juga perlu memperhitungkan luas langit-langit dimana rangka plafon akan dipasang.

Untuk menghitung luas langit-langit, pembaca dapat menambahkan luas area kamar tidur dengan ruang tamu, ruang keluarga dengan dapur dan ruangan lain. Tentunya hal itu untuk mendapatkan jumlah total luas langit-langit yang akan dipasang plafon.

5. Menentukan Jumlah Plafon yang Diperlukan

Setelah mengukur luas ruangan dan menghitung luas langit-langit, maka selanjutnya pembaca harus menentukan berapa lembar atau berapa meter plafon yang diperlukan untuk satu ruangan.

Pastikan untuk memperkirakan berapa jumlah plafon yang kira-kira diperlukan. Caranya yaitu dengan menghitung luas ruangan dengan panjang dan lebar plafon.

Ukuran plafon jenis PVC yang saat ini ada di Indonesia berukuran mulai dari ukuran 3 hingga ukuran 6 meter dengan lebar sekitar 20 cm dan ketebalan 6 sampai 8mm.

Contoh mudahnya, jika pembaca akan memasang plafon PVC di luas ruangan dan langit-langit rumah 36 meter persegi, maka memerlukan plafon PVC dengan ukuran 3 meter.

6. Mengetahui Kisaran Harga Plafon

Mengetahui pasaran harga plafon memang sangat diperlukan, hal ini bertujuan untuk memperkirakan seberapa banyak anggaran yang diperlukan untuk membeli plafon.

Pembaca dapat melakukan survey di beberapa tempat bahan bangunan untuk mengetahui kisaran harga plafon. Bahkan bisa pula untuk mencari kisaran harga plafon berdasarkan jenis, merek dan ukurannya pada mesin pencarian Google.

Harga plafon dibedakan berdasarkan jenis, ukuran, ketebalan dan merek plafon yang dipilih. Jika pembaca ingin menggunakan plafon dengan harga yang terjangkau, maka dapat memilih menggunakan plafon jenis Gypsum, Triplek atau Kayu.

7. Menghitung Total Pengeluaran

Setelah mengetahui berapa luas bangunan yang akan dipasang plafon, berapa luas langit-langitnya, berapa perkiraan plafon yang diperlukan, jenis dan harga plafon, maka pembaca perlu menghitung pengeluaran total yang diperlukan.

Dengan menghitung total pengeluaran untuk plafon, pembaca dapat mengetahui apakah anggaran untuk pengadaan plafon sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya untuk pembangunan rumah atau tidak.

Jika sudah sesuai dengan RAB maka dapat melanjutkan menggunakan plafon sesuai dengan yang diinginkan. Jika tidak ada, baiknya pembaca untuk memilih menggunakan jenis plafon lain agar sesuai dengan RAB dan anggaran tidak membengkak.

Itu dia beberapa cara menghitung plafon. Pada dasarnya menghitung plafon dibedakan berdasarkan jenis, merek dan ukuran plafonnya. Setiap plafon memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, pembaca dapat memilih sesuai dengan biaya dan kebutuhan.

Author Profile

Suriyadi Kolomarsi
Suriyadi Kolomarsi
Suriyadi adalah Seorang ahli teknik sipil yang telah lama berkarier di bidang ini. Memiliki keinginan kuat untuk memahami dan menciptakan lingkungan yang lebih baik melalui ilmu teknik sipil dan arsitektur. Suriyadi mengejar pendidikan sarjana di bidang Teknik Sipil di Universitas Balikpapan, di mana memperdalam pengetahuannya tentang konstruksi bangunan dan infrastruktur.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Suriyadi mulai bekerja di sebuah perusahaan konsultan teknik yang terkenal. Ia terlibat dalam proyek-proyek besar, seperti pembangunan jembatan, gedung-gedung tinggi, dan proyek infrastruktur kota. Pengalamannya dalam menghadapi tantangan teknis dan praktis ini menjadi landasan kuat bagi pengetahuannya di bidang teknik sipil dan arsitektur.

Selain menjadi seorang praktisi teknik sipil yang berpengalaman, Suriyadi juga memiliki bakat dalam menulis. Ia memutuskan untuk berbagi pengetahuannya dan pengalamannya melalui sebuah blog yang dikelolanya dengan penuh dedikasi. Blog ini menjadi sumber informasi terpercaya bagi para pembaca yang tertarik dengan dunia teknik sipil, konstruksi, dan arsitektur. Di sana, ia berbagi artikel, panduan, dan pemahaman mendalam tentang tren terbaru dalam industri ini.

Informasi lengkap dan menarik lainnya diĀ Googlenews kolomarsi.com

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *