Inilah 5 Bahan Lemari yang Bagus untuk Digunakan di Dalam Rumah

  • Suriyadi Kolomarsi
  • Apr 29, 2023
bahan lemari yang bagus

Karena lemari merupakan furniture yang pemakaiannya jangka panjang, penting untuk mengetahui apakah bahan lemari yang bagus sebelum membeli. Banyak faktor yang harus diperhatikan, mulai dari kelembaban, serangan rayap atau jamur, bobot pengisi lemari, dan lain-lain.

Pemilihan bahan lemari yang tepat berfungsi untuk mendukung tema rumah yang sudah dipilih sebelumnya. Mengetahui bahan lemari juga membantu pemiliknya untuk menentukan budget pembelian dan bagaimana cara merawatnya. Lantas, apa sajakah material lemari yang bagus?

1. Kayu Solid

Material kayu solid diambil dari kayu utuh tanpa dibarengi bahan campuran lainnya. Visual dan desain kayu solid biasanya memang elegan, apalagi jika ditambah dengan detail ukiran. Dari segi harga, tentu material kayu solid lebih mahal.

Bahan ini bisa digunakan sebagai lemari pakaian, lemari di dapur, ataupun penyimpanan biasa karena kuat, tahan lama, dan aman. Namun, pada umumnya kayu solid agak rentan terserang rayap ataupun jamur dan memiliki bobot yang berat.

2. Plastik

Plastik biasanya menjadi pilihan karena harganya yang murah, berbobot ringan, dan dapat dibongkar dan dipasang, sehingga dapat dipindahkan dengan mudah. Lemari plastik dapat digunakan untuk menyimpan benda seperti pakaian ataupun benda lain yang berbobot ringan.

Lemari plastik memiliki harga yang murah namun tahan rayap, jamur, serta berdesain fleksibel. Sayangnya, kelebihan tersebut tidak dibarengi dengan daya tahan dan sistem keamanan yang bagus. Plastik termasuk bahan yang kurang awet dan mudah rusak.

3. Kaca

Umumnya, kaca merupakan bahan lemari yang bagus untuk menghias ruangan. Lemari kaca memberikan kesan modern serta luas, sehingga cocok untuk diterapkan pada rumah yang menganut gaya minimalis dan modern. Namun, kaca memang material yang rentan.

Hal ini disebabkan oleh materialnya yang mudah pecah dan tidak dapat diperbaiki jika sudah pecah. Material kaca juga rentan kotor karena bahannya yang transparan. Meski begitu, kaca lebih mudah dibersihkan serta tahan rayap dan jamur.

Lemari kaca bisa digunakan sebagai lemari hias, pajangan, ataupun partisi ruangan. Bahan ini juga bisa digunakan sebagai bahan lemari pakaian berdaya tarik kontemporer. Jika dibutuhkan, ada pilihan kaca buram dan kaca berwarna selain kaca bening.

4. Kayu Fabrikasi

Ada banyak jenis kayu fabrikasi, contohnya seperti plywood, MDF (Medium Density Board) ataupun particle board. Tidak seperti kayu solid yang dibuat dari kayu utuh, kayu ini dibuat dari lapisan ataupun serbuk kayu yang diproses fabrikasi.

Apabila ingin memiliki lemari yang bernuansa kayu tetapi budget-nya tidak cukup untuk kayu solid, belilah lemari berbahan kayu fabrikasi. Harganya jauh lebih murah dan bobotnya lebih ringan. Namun, desainnya tetap elegan dan finishing yang bagus.

Layaknya kayu solid, lemari kayu fabrikasi juga dapat digunakan sebagai lemari pakaian, dapur, ataupun makanan. Sayangnya, meskipun ramah lingkungan, daya tahan bahannya tidak sebagus kayu solid. Kayu ini masih rentan dengan serangan rayap dan jamur.

5. Besi

Lemari berbahan besi memang jarang digunakan sebagai hiasan. Umumnya lemari besi dimanfaatkan untuk menyimpan barang-barang berharga ataupun berkas-berkas penting pemiliknya. Sebab, bahan besi lebih kuat, tahan lama, anti rayap/jamur, dan cocok untuk menyimpan benda berat.

Meskipun lebih kokoh, apabila lemari besi dipindahkan biasanya berpeluang menggores lantai, tembok, ataupun furniture lain. Desainnya pun biasanya sederhana, minim hiasan, dan polos. Kebanyakan lemari besi pun finishing-nya kurang bagus dan berpeluang untuk menjadi karatan.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai apa saja bahan lemari yang bagus untuk digunakan di dalam rumah. Pertimbangkanlah dengan baik bahan-bahan furniture yang akan digunakan, sebab hal tersebut akan berkaitan dengan budget dan ketahanannya di masa depan.

Author Profile

Suriyadi Kolomarsi
Suriyadi Kolomarsi
Suriyadi adalah Seorang ahli teknik sipil yang telah lama berkarier di bidang ini. Memiliki keinginan kuat untuk memahami dan menciptakan lingkungan yang lebih baik melalui ilmu teknik sipil dan arsitektur. Suriyadi mengejar pendidikan sarjana di bidang Teknik Sipil di Universitas Balikpapan, di mana memperdalam pengetahuannya tentang konstruksi bangunan dan infrastruktur.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Suriyadi mulai bekerja di sebuah perusahaan konsultan teknik yang terkenal. Ia terlibat dalam proyek-proyek besar, seperti pembangunan jembatan, gedung-gedung tinggi, dan proyek infrastruktur kota. Pengalamannya dalam menghadapi tantangan teknis dan praktis ini menjadi landasan kuat bagi pengetahuannya di bidang teknik sipil dan arsitektur.

Selain menjadi seorang praktisi teknik sipil yang berpengalaman, Suriyadi juga memiliki bakat dalam menulis. Ia memutuskan untuk berbagi pengetahuannya dan pengalamannya melalui sebuah blog yang dikelolanya dengan penuh dedikasi. Blog ini menjadi sumber informasi terpercaya bagi para pembaca yang tertarik dengan dunia teknik sipil, konstruksi, dan arsitektur. Di sana, ia berbagi artikel, panduan, dan pemahaman mendalam tentang tren terbaru dalam industri ini.

Informasi lengkap dan menarik lainnya diĀ Googlenews kolomarsi.com

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *